Jaksa Agung Prasetyo Ditantang Buka Kasus SP3

Jaksa Agung Prasetyo Ditantang Buka Kasus SP3

By  |  0 Comments

Jakarta – Aliansi Koalisi Pemantau Keadilan menantang Jaksa Agung H.M Prasetyo menyelesaikan tugas penegakan hukum dan pekerjaan rumah yang terbengkalai di internal lembaga tersebut. Anggota Koalisi dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho, mengatakan Kejaksaan Agung harus berani membuka berbagai kasus, khususnya korupsi yang telah dihentikan penyidikannya. “Jika dalam 100 hari tidak dapat menyelesaikan maupun menunjukkan progres, maka Prasetyo harus mundur,” kata Emerson, Jumat 21 November 2014.

Koalisi merinci beberapa kasus yang harus dilanjutkan kembali, seperti: kasus lima anggota DPR terpilih yang belum dilantik karena kasus pidana. Empat di antaranya masuk Kejaksaan Agung. Tiga di antaranya berasal dari partai pemerintah, PDI Perjuangan yakni Idham Samawi, Herdian Kusnaedi, Jimmy D Ijie. Seorang dari Golkar, Iqbal Wibisono.

Ada juga kasus proyek proyek Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum). Alasan penghentian penyidikan itu karena tiga terpidana, yakni mantan Direktur Jenderal AHU Kementerian Hukum dan HAM yakni Romly Atmasasmita, dan Zulkanain Yunus, serta pihak swasta yakni mantan Direktur PT Sarana Rekatama Dinamika, Yohanes Woworuntu, dinyatakan bebas oleh Mahkamah Agung.

Kejaksaan juga belum mengeksekusi hukuman denda ke Yayasan Beasiswa Supersemar milik mantan Presiden Soeharto senilai sekitar Rp 3,07 triliun. Padahal, kasusnya sudah diputus pada 28 Oktober 2010.

Emerson juga menuntut Jaksa Agung Prasetyo membuka kembali kasus BLBI. Kejaksaan Agung telah menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan setelah Presiden kala itu, Megawati menerbitkan Surat Keterangan Lunas. Komisi anti rasuah pernah mencokok jaksa Urip Tri Gunawan, Ketua Tim Jaksa Penyelidik Kasus BLBI. Dia tertangkap tangan saat menerima uang dari pengusaha Artalita Suryani.

Emerson juga mengatakan kasus dugaan korupsi pada kredit macet PT Cipta Graha Nusantara juga harus dibuka lagi. Pada September 2008 Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh pernah dipanggil sebagai saksi dalam kasus kredit macet peminjaman uang PT Cipta kepada Bank Mandiri sebesar Rp 160 miliar. “Itu ujian bagi Prasetyo, apa dia mau meneruskannya atau tidak,” kata Emerson.

 

Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2014/11/23/063623781/Jaksa-Agung-Prasetyo-Ditantang-Buka-Kasus-SP3

Don't be shellfish, yuk share ...
Email this to someoneDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter