Jokowi JK Harus Hati-hati, Jangan Sampai Mafia Susupi Penyusunan Menteri

Jokowi JK Harus Hati-hati, Jangan Sampai Mafia Susupi Penyusunan Menteri

By  |  0 Comments

Jokowi JK Harus Hati-hati, Jangan Sampai Mafia Susupi Penyusunan Menteri

 

Jakarta – Jokowi dan JK diminta hati-hati dalam menyusun kabinet. Jangan sampai mafia ikut bermain dan menyusup mempengaruhi.

“ICW tengarai ada beberapa kementerian dan lembaga di bawah eksekutif pemerintahan Jokowi JK yang berpotensi dibajak oleh kepentingan mafia,” kata pegiat Indonesia Corruption Watch (ICW) Firdaus Ilyas, Rabu (23/10/2014).

Sesuai UU, Jokowi punya waktu 14 hari setelah pelantikan untuk menyusun kabinet. Sesuai janji dan komitmen pemerintahan ;Indonesia Baru’ Jokowi Jk adalah mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel dengan spirit kerja, kerja dan kerja. 

“Di mana beberapa hal yang menjadi fokus kerja pemerintahan Jokowi Jk adalah: 1. Mengoptimalkan penerimaan negara, khususnya dari sektor perpajakan dan penerimaan negara dari sumber daya alam (SDA). 2. Melakukan efisiensi dan penghematan belanja negara khususnya yang terkait dalam subsidi energi dengan cara memutus rantai “rent seeking” 3. Melakukan penegakan hukum dan pemberantasan mafia yang terkait dengan hajat hidup orang banyak,” urai dia.

Firdaus menguraikan, mafia yang dimaksud adalah mafia hukum, mafia energi, mafia pajak, mafia hutan dan mafia pertambangan. Kementerian yang rentan disusupi oleh mafia termasuk menteri antara lain Kementrian Hukum dan HAM, kejaksaan, kepolisian, ESDM, Kemenkeu, Kemen BUMN, Kemenhut, Kemenko bid Perekonomian, Kementrian Maritim, Kemenko bidang maritim dan SDA. 

“Kepentingan para mafia adalah memastikan bahwa usaha bisnis para mafia tersebut tidak terganggu oleh kebijakan pemerintahan yang baru terbentuk. kepentingan lainnya adalag agar para mafia tersebut tidak tersentuh oleh hukum. Kekhawatiran adanya kepentingan mafia tersebut muncul setelah memperlajari dari beberapa figur calon menteri atau pejabat setingkat menteri yang diberitakan diusulkan oleh Jokowi JK ke KPK,” jelasnya.

“ICW minta Jokowi JK berhati hati dan tidak di intervensi oleh kepentingan mafia. Jika kepentingan mafia masuk melalui menterinya maka mustahil bagi Jokowi JK mewujudkan upaya pemberantasan mafia maupun mewujudkan pemerintahan yang berpihak rakyat dan bebas dari korupsi,” tutup Firdaus.

 

 

Sumber: http://news.detik.com/read/2014/10/23/163841/2727899/10/jokowi-jk-harus-hati-hati-jangan-sampai-mafia-susupi-penyusunan-menteri?n991103605

Don't be shellfish, yuk share ...
Email this to someoneDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter