Ketua KPPS Ini Mundur Setelah Ditangkap Atas Dugaan Money Politics

Ketua KPPS Ini Mundur Setelah Ditangkap Atas Dugaan Money Politics

By  |  0 Comments

Edi Sunarko (55) telah memutuskan mengundurkan diri sebagai Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 6 Desa Cangkring Randu, Kecamatan Perak, Jombang.

Keputusan warga Desa Cangkring Randu diambilnya setelah ditangkap atas dugaan melakukan money politics untuk mengarahkan pilihan warga ke capres dan cawapres Prabowo-Hatta.

Komisioner Divisi Hukum KPU Jombang, Athoillah mengatakan, saat diperiksa di kantor Kecamatan Perak, Selasa (8/7/2014) malam, Edi memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi Ketua KPPS.

“Yang bersangkutan mengundurkan diri sebagai Ketua KPPS dengan alasan akan fokus dalam masalah ini,” kata Athoillah, Rabu (9/7/2014).

Menurut Athoillah, KPU Jombang menerima pengunduran diri Edi dari posisi Ketua KPPS. Untuk mengganti posisi Edi, dia menyerahkan sepenuhnya ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Cangkring Randu. Pasalnya, yang berwenang untuk mengangkat KPPS adalah PPS.

“Untuk masalah hukumnya kami serahkan ke Panwaslu,” pungkasnya.

Sebelumnya Edi Sunarko harus berurusan dengan Panwaslu. Pasalnya, Edi dilaporkan Radi atas dugaan bagi-bagi uang Rp 20 ribu kepada warga Desa Cangkring Randu agar memilih pasangan nomor urut 1 Prabowo-Hatta.

Sumber : Detik

Don't be shellfish, yuk share ...
Email this to someoneDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter