Megawati sebut TNI-Polri sering bentrok karena masalah mental

Megawati sebut TNI-Polri sering bentrok karena masalah mental

By  |  0 Comments

Bentrok antara anggota TNI-Polri yang kerap terjadi membuat Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) prihatin. Dia mengatakan konflik tersebut telah merobek simbol persatuan dan kekuatan bangsa. Sebab keduanya diberikan kehormatan menyandang nama Indonesia.

“Saya percaya, persoalan ini (bentrok TNI-Polri) bukanlah persoalan kesejahteraan, bukan pula persoalan perebutan lahan rejeki. Persoalan yang sebenarnya adalah melunturnya martabat dan kebanggaan sebagai alat negara, persoalan mental dan integritas,” kata Megawati saat memberi sambutan dalam acara HUT PDIP di kantor DPP, Lenteng Agung, Sabtu (10/01).

Menurut mega, penyelesaian masalah konflik TNI-Polri pun harus komprehensif. Untuk itulah negara harus benar-benar memastikan adanya penghormatan yang layak dan kepastian masa depan bagi mereka yang telah bersumpah setia, memberikan dirinya untuk negara yang mereka bela.

Apalagi TNI dan Polri memiliki kesamaan, keduanya terus menggelorakan tentang arti bela negara dan bagaimana menjaga keselamatan, keamanan dan kedaulatan tumpah darah Indonesia. “Keduanya seharusnya saling bahu-membahu sebagai alat negara yang solid, berdisiplin, profesional dan memiliki karakter yang membanggakan sebagaimana layaknya alat negara,” kata Mega.

TNI, dia melanjutkan, seharusnya menjadi gambaran ideal tentang alat bela negara. Polri seharusnya menjadi gambaran ideal tentang penegakan hukum, guna memastikan terciptanya rasa aman dan ketentraman masyarakat.

Mega menjelaskan, peningkatan profesionalitas TNI dan POLRI memang diperlukan, namun yang paling penting adalah kecintaan pada bangsa dan negara. “Untuk itulah, maka TNI harus benar-benar memahami tugasnya sebagai prajurit Sapta Marga dalam pemerintahan sipil. Sudah saatnya kita rancang kebangkitan angkatan perang Indonesia, agar disegani di dunia internasional,” ujarnya.

“Untuk itulah harapan saya terhadap institusi yang sangat penting, yang ikut menentukan kebanggaan kita sebagai bangsa, yakni TNI dan Polri. Apa yang terjadi di masa lalu, tidak boleh terjadi lagi.”

Diakhir pidato, Megawati juga membaca sebuah puisi bagi pemimpin:

Hidupkanlah hatimu,
Nyalakanlah semangatmu, bagaikan obor yang tidak pernah padam oleh guyuran hujan;
Nyalakanlah api perjuanganmu, bagaikan panas bumi yang tidak akan pernah padam.

Berjuanglah untuk rakyat,
Dengan segenap jiwamu, dengan segenap cintamu,
Maka rakyat pun akan mencintaimu.
Rakyat akan menjagamu.

 

Sumber : http://www.merdeka.com/politik/megawati-sebut-tni-polri-sering-bentrok-karena-masalah-mental.html

Don't be shellfish, yuk share ...
Email this to someoneDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter