Menteri Agraria Minta PPAT Berantas Mafia Tanah

Menteri Agraria Minta PPAT Berantas Mafia Tanah

By  |  0 Comments

Bandung – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional Ferry Mursyidan Baldan meminta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) mengoptimalkan pemberantasan mafia tanah di setiap daerah. “PPAT diharapkan menjadi perangkat Kementerian untuk memberantas mafia tanah dan melakukan advokasi kepada masyarakat,” kata dia dalam acara orasi ilmiah guru besar ilmu hukum agraria Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Ida Nurlida, di Bandung, Jumat, 9 Januari 2015.

Menurut dia, yang sangat mendasar soal keberhakan tanah di Indonesia adalah masalah kepastian hukum. Ia tak memungkiri banyak kasus mafia tanah yang diakibatkan tidak hadirnya kepastian hukum, seperti masih banyaknya sertifikat ganda dan perkara di pengadilan. “Reforma agraria memberi kewenangan kepada negara,” kata Baldan.

Menteri Baldan mengimbau kepada masyarakat untuk cepat mengurus hak atas tanah yang sedang bermasalah. Kementerian Agraria akan menerapkan sistem tarif tunggal untuk mengurus surat-surat tanah. “Sistem tersebut diharapkan akan mempermudah masyarakat dalam mengurusi surat-surat tanah,” kata dia.

Kementerian Agraria juga untuk membangun pelayanan cepat, mudah, dan pasti dengan pelayanan 7 hari kerja. “Pelayanan Sabtu-Minggu, kami akan membuka pelayanan hingga jam 9 malam,” ucapnya.

 

Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2015/01/09/058633862/Menteri-Agraria-Minta-PPAT-Berantas-Mafia-Tanah

Don't be shellfish, yuk share ...
Email this to someoneDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter