Munas Golkar, Ical Berkibar, Agung cs Melawan

Munas Golkar, Ical Berkibar, Agung cs Melawan

By  |  0 Comments

Nusa Dua – Musyawarah Nasional Partai Golkar versi kubu Aburizal Bakrie, yang dihelat di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, resmi dibuka tadi malam. Perhelatan ini juga dihadiri pemimpin partai koalisi pendukung Prabowo Subianto, antara lain Ketua Umum Gerindra Prabowo, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anies Matta, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa, serta Ketua Harian Partai Demokrat Sjarifuddin Hasan.

Sejumlah tokoh Presidium Penyelamat Partai Golkar, yang menjadi seteru Aburizal, juga berada di Bali, kemarin, tapi tidak masuk arena munas. Mereka antara lain Agung Laksono, Wakil Ketua Umum Golkar yang juga ketua presidium; Priyo Budi Santoso (Ketua Golkar merangkap anggota presidium); dan Yorrys Raweyai (Ketua Golkar merangkap anggota presidium). “Saya tidak akan datang ke munas itu karena ilegal. Saya hanya memantau saja sekalian berlibur,” kata Agung di Bali, Ahad 20 November 2014.

Kubu Agung menentang munas yang diputuskan dalam Rapat Pimpinan Nasional Golkar di Yogyakarta, pertengahan November lalu, itu. Mereka lalu membentuk presidium dan menyiapkan munas tandingan pada 15 Januari mendatang. Kemarin, Agung sempat dibujuk agar mau makan siang dengan Aburizal di Bali, tapi ia menolak. “Saya tidak mau ditipu-tipu lagi,” kata Agung. “Munas itu ajang memenangkan Aburizal.”

Menurut Agung, jika nantinya ada dualisme kepemimpinan Golkar, pihaknya sudah menyiapkan upaya untuk menggugat ke pengadilan. Presidium saat ini masih menunggu pengakuan kepengurusan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, setelah lebih dulu membekukan kepengurusan Aburizal. Sejak akhir pekan lalu, presidium juga menguasai kantor Dewan Pimpinan Pusat Golkar di Jakarta.

Puncak munas Bali adalah pemilihan Ketua Umum Golkar pada 2 Desember nanti. Dua kandidat yang bakal bersaing dalam munas ini adalah Aburizal dan Airlangga Hartarto—saat ini wakil bendahara umum. “Airlangga punya cara lain untuk berjuang,” kata ketua tim sukses pemenangan Airlangga, Melchias Mekeng.

Calon dari kubu presidium, seperti Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Zainuddin Amali, tak ikut munas.

Adapun Mohamad Suleman Hidayat merupakan salah satu calon yang mundur dari bursa calon ketua umum partai itu, beberapa jam sebelum munas Bali digelar. Anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar ini ingin mendukung Aburizal, yang ia anggap punya kans besar untuk menang. “Fakta itu jadi pertimbangan,” katanya.

Wakil Sekretaris Jenderal Golkar, yang juga juru bicara Aburizal Bakrie, Lalu Mara Satriawangsa, tak khawatir terhadap gertakan kubu Agung. Dia mengklaim munas Bali sah karena semua hadir dalam perhelatan itu. “Jadi, tidak ada efek,” ucapnya.

 

Sumber : http://www.tempo.co/read/fokus/2014/12/01/3059/Munas-Golkar-Ical-Berkibar-Agung-cs-Melawan

Don't be shellfish, yuk share ...
Email this to someoneDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter