Pemerintah Talangi Korban, JK: Aset Lapindo Bisa Disita

Pemerintah Talangi Korban, JK: Aset Lapindo Bisa Disita

By  |  0 Comments

Jakarta: Pemerintah berencana untuk membayar ganti rugi kepada masyarakat yang terkena dampak limpahan lumpur dari PT Minarak Lapindo. Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan proses pembayaran ganti rugi yang dimaksud.

Pemerintah, kata JK, tidak membayarkan ganti rugi atas tingkah Lapindo secara percuma.

“Begini, Rakyat kesulitan, Lapindo tak bisa bayar tapi Lapindo ada aset. Jadi pemerintah talangi dulu agar rakyat tenang? Tapi ini bukan ganti rugi, tapi jual beli, pahami itu dulu,” kata JK di Kantor Wakil Presiden, Kompleks Istana, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2014).

JK menjelaskan, aset yang dimiliki Lapindo saat ini adalah tanah seluas 1 hektar. Aset itulah yang akan dijadikan jaminan kepada pemerintah. Pemerintah, lanjut JK, memberikan batas waktu selama empat tahun kepada PT Minarak Lapindo untuk membayar dana talangan yang telah dikeluarkan pemerintah.

Jika tidak, pemerintah akan dengan senang hati menyita aset Lapindo yang telah dijaminkan kepada pemerintah tadi.

“Kalau tidak, jaminan itu harus dikuasai oleh negara, tidak adil kan, negara tidak sekedar keluar uang,” tegas pria asal Makasar itu.

JK meyakinkan, dengan aset yang dimiliki Lapindo saat ini, tindakan yang diambil pemerintah tidak akan berbuah rugi. Jika berhenti, lanjut JK, harga tanah yang ada di Lapindo sangat mahal.

“Kalau tiba-tiba berhenti, itu langsung jadi tanah yang mahal. Toh pas akan berhenti suatu saat nanti. Capek juga terus-terusan berlumpur,” kata Ketum PMI itu.

 

Sumber : http://m.metrotvnews.com/read/2014/12/20/334328

Don't be shellfish, yuk share ...
Email this to someoneDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter