Sikap Fraksi Demokrat Urung Mengajukan Hak Interpelasi Diapresiasi

Sikap Fraksi Demokrat Urung Mengajukan Hak Interpelasi Diapresiasi

By  |  0 Comments

Jakarta: Fraksi Partai Demokrat berbeda sikap dengan fraksi partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih, dalam menanggapi kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Sikap tersebut diapresiasi Fraksi PDI Perjuangan lantaran Demokrat masih memposisikan diri sebagai fraksi yang independen di dalam parlemen.

“Kami menghormati langkah Partai Demokrat yang tidak ikut-ikutan mengusung interpelasi BBM yang digalang oleh Koalisi Merah Putih. Sikap tersebut juga menunjukkan bahwa PD masih punya konsistensi dalam memposisikan diri sebagai ‘fraksi independen’ di DPR, tidak ikut-ikutan blok KMP maupun KIH,” jelas anggota Fraksi PDI Perjuangan Ahmad Basarah saat dihubungi, Sabtu (29/11/2014).

Ia menyampaikan, saat ini sikap Demokrat sejalan dengan sikap sebelumnya dimana Demokrat pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga ingin mengurangi subsidi BBM. Ia pun menilai penggunaan hak bertanya yang akan diajukan partai berlambang mercy itu adalah tepat.

“Sikap Demokrat yang akan menggunakan hak bertanya anggota DPR melalui rapat-rapat kerja dengan pemerintah adalah sikap yang proporsional,” kata dia.

Menurutnya, kalau DPR ingin membela kepntingan rakyat, maka forum tersebut sangat tepat dan detail untuk bertanya kepada Menteri ESDM dan menteri-menteri terkait atas kebijakan tersebut. Serta efektivitas alokasi anggaran subsidi ke sektor-sektor produktif lainnya.

Ia pun menambahkan, publik akan terus menunggu sikap obyektif Demokrat kepada pemerintah, sebagaimana PDIP telah banyak bersikap obyektif terhadap pemerintahan SBY selama 10 tahun terakhir. “Meskipun posisi politik PDIP tidak ikut dalam pemerintahan SBY,” imbuhnya.

 

Sumber : http://m.metrotvnews.com/read/2014/11/29/325432

Don't be shellfish, yuk share ...
Email this to someoneDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter