Surat Prabowo Berisi Uang Beredar, Timses Tuding Pihak Lain

Surat Prabowo Berisi Uang Beredar, Timses Tuding Pihak Lain

By  |  0 Comments

Taktik kampanye salah satu capres dengan cara mengirimkan surat kepada kalangan guru yang memicu aduan kepada Bawaslu terus berlanjut. Kali ini muncul informasi bahwa di surat yang beredar di sejumlah daerah di Jawa Tengah itu ada yang diselipi uang senilai Rp50.000.

Sekretaris tim pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta Jateng, Abdul Wachid, mengaku tidak mengetahui adanya pembagian uang Rp50.000 dalam surat Prabowo untuk kalangan guru di Wonosobo dan sekitarnya. “Saya tidak tahu itu mas [adanya pembagian uang Rp50.000 bagi guru],” katanya ketika dihubungi Solopos.com di Semarang, Sabtu (28/6/2014) sore.

Dia malah balik mengatakan ada kemungkinan pihak lain yang ingin menjatuhkan Prabowo melakukan money politics dengan memanfaatkan surat tersebut. Pasalnya, kata Wachid yang juga Ketua DPD Gerindra Jateng ini, pihaknya tidak mempunyai uang yang banyak untuk dibagikan kepada para guru yang jumlahnya ribuan orang.

“Kalau masing-masing guru dapat Rp50.000 membutuhkan uang yang besar. Padahal kami selama ini swadaya untuk melakukan kampanye,” ungkapnya. Wachid mengakui kalau organisasi guru yakni Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendukung Prabowo-Hatta pada Pemilu Pilpres 9 Juli mendatang. “PGRI memang mendukung Prabowo-Hatta, tapi tidak ada pembagian uang itu,” tandasnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical), mengklaim tak ada pelanggaran kampanye terkait pengiriman surat dari tim sukses Prabowo-Hatta ke para guru. Terkait laporan adanya uang yang diselipkan di dalam surat yang meminta dukungan suara itu, Ical mengaku hal itu bukan arahan dari pihak Prabowo-Hatta.

Sumber : Detik

Don't be shellfish, yuk share ...
Email this to someoneDigg thisShare on FacebookShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestPrint this pageShare on RedditShare on StumbleUponShare on TumblrTweet about this on Twitter